Senin, 17 Desember 2012

21 Tahun

Hari ini tepat tanggal 17 Desember 2012 usiaku naik 1 level menjadi 21. Ada banyak kejadian dan harapan yang akan aku curahkan disini. Cerita dimulai……
Tepat pukul 00.00 WIB (17122012) sahabat baikku dengan rutin menyiapkan segala macam bentuk party dan kejutan yang semulanya sudah terbaca, karena memang merupakan tradisi diantara kami. Sebenarnya bukan kejutan yang aku harapkan dari mereka tapi terlebih dari keluarga, kehangatan mereka dan kebersamaan bahkan unsur berbagi yang tiada duanya. Aku pikir kejutan tadi malam hanya berlangsung tiup lilin dan potong kue. Tapi aku salah mereka sengaja mengajak aku keluar dan menyiram aku dengan air kopi (weekk kopi broo kopii… L), air tepung, air belau. Coba dibayangkan tengah maalam, cuaca yang memang lagi musim hujan. Massyaallah dinginnya tadi malam. Bibir kaku, tangan gemetaran, tapi untugnya ada mereka yang menghangatkan dingin maaam yang terselubung. Tak hanya sampai disitu, pemberian kado dan hadiahpun seperti tradisi, aku medapatkan berbagai macam hadiah dari mereka. Sukaaaakk sumpah….
Setelah beberapa kejadian dan kejutan itu sms pun masuk. Mamak dan bapak sms. Senang beliau ingat dan pastinya beliau tidak menyangka sama sekali sudah mempunyai anak yang berumur 21. Semua doa di ucapkan dan lagi-laagi aku hanya bisa mengaminkan semoga ALLAH mengabulkannya.
Banyak harapan dan impian yang membuat planning langkah selanjutnya. Semoga aku bisa cepat menamatkan gelar sarjana dan mengambil gelar maaster di universitas yang memang aku idolakan (amin ya allah amin), suatu hadiah terbesar ddari ALLAH karna pada tahun ini juga judul Skripsi aku di bidang linguistik diterima. Alhamdulillah.
Ada hal lain dihari ini yang membuat aku sedih yaitu umur mati. Bagi hidup bertambahnyaa umur adalah impian dan kebahagiaan tapi bagi akhirat bertambahnya umur sama dengan berkurangnya jatah hidup.
Di dunia aku bertambah umur. Tapi aku juga masih binggung sampai umur sekarangpun tentang konsep dewasa. 21 cukup untuk membuka kematangan pikiran. Tapi tidak dengan aku, sampai sekarangpun aku masih bergaya seperti gadis 17 tahun nyatanya??? Umurku dewasa tapi tingkahku kekanak-kanakkan. Semoga ditahun ini aku memang bisa mencari dimana DEWASA lewat segala tingkah, perbuatan dan naluri. Banyak bentuk kematangan yang belum tercapai.  Huhhh entahlah terkadang keluhan membuat aku kehilangan satu hal penting dalam diriku yaitu keyakinan.
Di akhirat umurku berkurang.  Itu memang pertanda bahwa pintu kematian didepan mata! Siapkah aku? dipanggil dan diminta pertangggungjawaban sebagai khalifah dibumi? Entahlahhh L
Tapi yaang jelas di 21 ini aku akan berusaaha semaksimal mungkin menjadi dan mencari serta mengkoreksi kesaalahan ddan kejanggalan pada tahun sebelumnya. Kesulitan hanya diucapkan untuk mereka yang tidak memiliki kepercayaan pada diri sendiri.  DESSY ANJANA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar